Apakah Bahaya Bedak Bagi Bayi ? - Katina Kesehatan

Apakah Bahaya Bedak Bagi Bayi ?

Apakah Bahaya Bedak Bagi Bayi ? - Katina Kesehatan

Katina Kesehatan - Saat ganti popok bayi Anda, mungkin dengan automatis Anda memakai bedak bayi. Atau setelah memandikan si buah hati, Anda tidak lupa untuk memberikan bedak bayi pada sekujur badan bayi Anda. Bedak bayi memang baunya harum serta dapat membuat kulit si kecil jadi berasa lebih halus. Itu kenapa rutinitas memberi bedak pada bayi atau anak kecil telah jadi adat yang diwariskan dengan turun temurun. Tetapi, belakangan ini ada kecemasan masalah bahaya bedak bayi. Efek yang mungkin diakibatkan juga cukup serius, dari mulai permasalahan pernafasan sampai kanker. Untuk menghindarkan beberapa efek itu, baca terus keterangan selengkapnya berikut ini. 

Apa bayi sebetulnya perlu bedak bayi? 

Biasanya bedak bayi banyak dipakai oleh orang-tua untuk jaga supaya ruang pantat bayi masih kering serta harum. Ini dikerjakan untuk menahan ruam popok. Diluar itu, bedak bayi umumnya dipakai sesudah si kecil dimandikan agar masih fresh serta harum. Tetapi, bayi Anda nyatanya tidak memerlukan bedak. Kulit si kecil yang masih rawan malah semestinya dibiarkan dalam keadaan alamiahnya, tanpa ada dikasih penambahan beberapa bahan kimia yang beresiko buat kesehatannya. Dokter spesialis anak serta tubuh kesehatan di penjuru dunia seperti American Academy of Pediatrics sebetulnya tidak merekomendasikan pemakaian bedak bayi, terutamanya pada bayi yang baru lahir. Ini sebab bahaya bedak bayi semakin besar dari faedahnya. 

Bahaya bedak bayi untuk buah hati Anda 

Anda mungkin tidak pernah dengar saran dari dokter untuk teratur memberi bedak bayi pada si kecil. Namun, pemakaian bedak bayi sangat popular. Ini sebab sejak dahulu bedak bayi diiklankan dengan agresif oleh beberapa produsen bedak. Sebab seringkali lihat iklan itu, beberapa orang juga jadi merasakan jika memakai bedak bayi ialah hal yang lumrah, bahkan juga jadi satu keperluan. Bila Anda seringkali memakai bedak bayi untuk si buah hati, baca dahulu beberapa risikonya di bawah ini jadi alasan. 

Permasalahan pernafasan 

Bedak bayi terbagi dalam partikel-partikel benar-benar halus yang gampang menebar serta terikut udara. Partikel itu dapat terhirup oleh bayi Anda. Sebab paru-paru serta skema pernafasan bayi belum sekuat orang dewasa, partikel yang terhirup lebih beresiko memunculkan permasalahan pernafasan, khususnya bila telah kebanyakan partikel yang mengendap dalam skema pernafasan buah hati Anda. 

Kulit Kering Serta Iritasi 

Walau banyak orang-tua memakai bedak bayi membuat perlindungan kulit dari iritasi, ruam popok, serta keringat berlebihan, bedak malah dapat menyebabkan beberapa masalah itu. Kulit bayi masih peka hingga beberapa bahan kimia dalam bedak seperti talkum serta pewangi beresiko mengakibatkan iritasi. Diluar itu, bedak bayi akan menyerap kelembaban alami kulit bayi hingga kulit si kecil dapat berasa kering serta gatal. Berhati-hati waktu memakai bedak bayi untuk menyembuhkan ruam popok. Bedak yang dibikin dari tepung jagung beresiko jadi parah ruam sebab dapat memunculkan infeksi ragi. 

Kanker 

Mungkin Anda sudah pernah dengar masalah bahaya bedak bayi yang dibikin dari talkum. Bedak dari talkum memiliki kandungan beberapa bahan kimia seperti silikon serta asbestos yang berbentuk karsinogenik (mengakibatkan kanker). Menurut American Cancer Society, bedak dari talkum dapat tingkatkan efek kanker indung telur serta kanker paru pada seorang dewasa. Sekarang ini memanglah belum didapati masalah kanker pada bayi sebab pemakaian bedak, tetapi semestinya Anda masih siaga pada pemakaiannya. 

Yang perlu dilihat waktu memakai bedak bayi 

Beberapa bayi lebih rawan pada bahaya bedak bayi. Berhati-hati jika bayi Anda lahir prematur, punyai penyakit jantung bawaan, atau mewarisi permasalahan pernafasan seperti asma atau sudah pernah terjangkit virus sinsisial pernafasan (RSV). Jika bayi Anda tidak rawan pada bahaya bedak bayi, Anda dapat memakainya dengan bijak. Lihat banyak hal tersebut untuk meminimalisir efek bedak bayi pada si buah hati. 

1. Pilih bedak dari tepung jagung 
Bahaya bedak bayi untuk pernafasan dapat diminimalisir dengan berubah ke bedak yang dibikin dari tepung jagung (cornstarch). Bedak bayi type ini partikelnya semakin besar hingga kemungkinannya terhirup oleh bayi Anda lebih kecil. Diluar itu, bedak dari tepung jagung dapat juga menghindarkan si buah hati serta Anda sendiri dari efek kanker. 

2. Teratur ganti popok 
Untuk menghindarkan ruang popok yang lembap, Sebaiknya anda seringkali ganti popok bayi Anda. Sesudah bersihkan ruang popok, biarlah dahulu sampai kering dengan alami dibanding membubuhkan kebanyakan bedak bayi. Kemudian, gunakan popok yang baru dengan dikit saja bedak bayi. 

3. Membersihkan sisa-sisa bedak pada kulit bayi 
Bila bedak bayi mengendap serta sisa di kulit, bayi Anda beresiko alami iritasi atau alergi. Karena itu, yakinkan Anda tetap bersihkan sisa-sisa bedak yang melekat di kulit bayi tiap ganti popok atau memandikan bayi. 

4. Tuangkan di tangan terlebih dulu 
Jangan langsung tuangkan bedak di kulit bayi, khususnya di dekat mukanya. Partikel-partikel bedak akan bertambah gampang dihirup bayi. Semestinya tuangkan dahulu bedak di tangan Anda, jauh dari si buah hati. Kemudian ratakan di telapak tangan, baru tepuk-tepuk dengan benar-benar perlahan pada kulit bayi Anda. Bila bayi Anda batuk-batuk atau susah bernapas, selekasnya hubungi service genting serta kontrol bayi Anda ke pusat kesehatan paling dekat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyakit Yang Menyerang Para Pendaki - Katina Kesehatan

Tips Menjaga Kesehatan Tulang - Katina Kesehatan

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru - Katina Kesehatan